Quotes

Sale

5 DETIK DAN RASA RINDU

Rp65,000.00 Rp40,000.00

5 Detik & Rasa Rindu adalah buku kumpulan tulisan Prilly yang pertama. Prilly menyebutnya sebagai puisi. Ya puisi 5 detik. Puisi yang lahir dari segala keresahan baik secara empiric maupun sekedar imaji yang kerap muncul dalam kesehariannya. Terlebih lagi soal asmara.

Sale

KITA DAN KATA

Rp69,000.00 Rp58,650.00

Ini, bukan hanya tentangku, bukan hanya tentangmu, melainkan tentang kita yang masih saja terperangkap dalam keraguan yang tak menentu. Arah langkah kita berlawanan, sementara perjumpaan di persimpangan jalan kerap kali menjadi akhir dari pertentangan. Memulai dari titik awal selalu dicoba berulang kali, bahkan untuk lagi menjadi kita nyaris tidak lagi terjadi.

Menjadi kita atau tidak; aku dan kamu adalah kita yang tak pernah selesai dengan kata-kata.

Mizan store
@thepanasdalam_publishing
Sale

RUANG TENGAH INGATAN

Rp85,000.00 Rp63,750.00

Hanya menulis puisilah aku mampu menumpahkan segala kekhawatiran, kesedihan, segala pertanyaan yang tidak bisa aku jawab dan rasa yang mungkin bisa disebut cinta walau kadang di waktu yang salah atau berlabuh di hati orang yang kurang tepat.

Aku ingin menjadi orang yang berani kali ini, mungkin dengan puisi-puisi ini, orang akan mengerti kalau aku juga manusia biasa, yang bisa sedih, susah atau bahkan terpuruk pada rasa tidak percaya diri.

Selamat berkenalan dengan diriku yang jujur dan Selamat datang di Ruang ingatanku, tempat segala rasa berbagi bangku. ❤️

Sale

SEMOGA LEKAS LEGA

Rp85,000.00 Rp72,250.00

Tulisan-tulisan di buku ini, gak sesempurna yang dibayangkan kita sebagai manusia–bisa jadi.
Enggak bikin orang jadi setia, tapi mungkin lebih percaya kalo gak setia itu risikonya terluka.
Enggak bikin orang jadi memaafkan masa lalu, tapi bisa menerima bagian diri kita yang pernah bikin malu.
Enggak bikin orang jadi tulus, tapi seenggaknya bisa bikin mikir gimana cara biar diri sendiri keurus.
Enggak bikin orang jadi sembuh dari kesedihan, tapi seiring waktu bisa berdampingan dengan kesedihannya.
Makanya, aku beri judul Semoga Lekas Lega, supaya sering diucapkan untuk diri kita sendiri.