Matraman Literart Festival

Banyak penulis menginginkan buku yang terbaik dari dirinya. Setelah bergelut dengan waktu untuk merampungkan karya, maka hasil akan diserahkan kepada penyunting naskah atau editor. Di sana pertarungan antara keinginan perasaan penulis dan sisi editor terbuka. Begitu pun dengan penulis Semoga Lekas Lega yang bernama Faisal Syahreza.

Menurut penulis Semoga Lekas Lega, Faisal Syahreza, penulis pasti akan melakukan self-editing alias menyunting naskah sendiri. Meskipun akan disunting oleh editor, penulis pun berhak mengubah dan menyunting kembali.

“Perkecil perasaanmu, perbesar pengamatanmu,” kata Faisal dalam perhelatan Matraman Literart Festival, Selasa (22/10/2019).

Pasalnya, ketika naskah masuk ke penerbit akan ada editor yang mengarahkan tulisan tersebut. Self editing bisa dilakukan saat kita melihat tulisan kita sebagai pembantai, bukan penulis. Meskipun akan ada pandangan subjektif, setidaknya kita mampu melibatkan pemantauan menyeluruh ketimbang perasaan posesif.

Faisal Syahreza

Faisal mengatakan banyak penulis yang sukses melibatkan editor tangguh. Ia mempersilakan editor masuk mengganti segala macam isi draft novel.

BACA JUGA : REKOMENDASI BUKU PUISI PENUH MAKNA DAN BERARTI

“Saya selalu mengedit tulisan saya ketika sedang fit, tidak ditekan dan intervensi. Sederhananya kalau kita edit sendiri ya begitu, maksimalnya oleh editor,” ujarnya.

Tak Berhenti Menulis

Selain itu, bagi Faisal dalam berkarya tidak ada alasan stuck. Berkaca pada Ernest Hemingway, seorang jurnalis Amerika dan novelis ini ketika kesulitan menulis ia akan menulis hal yang membuat ia tak bisa menulis.

So, kengkawan, jangan pernah menyerah buat menjadi penulis. Lakukan saat ini dan terus konsisten. Setelah rampung, segera beri ke penerbit. Kamu telah melakukan yang terbaik dan kamu akan bangga saat karyamu masuk meja editor.

Namun, ketika kamu ditolak atau tidak diberi kabar akan hasil karyamu, jangan lantas menyerah. Boleh kamu berdiam sejenak, atau memberikan ruang bagi hati dan pikiranmu. Kamu akan mampu saat di waktu yang tepat. Percaya akan kemampuan, bangkit dan wujudkan mimpi dari langkah-langkah yang telah kamu rancang.

Jangan lupa untuk mengembangkan kemampuan menulis dengan membaca buku, mendengarkan petuah para penulis, editor, dan penerbit. Terakhir, ikuti akun instagram mereka supaya kamu bisa melihat bagaimana mereka bekerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

error

Please follow & like us :)