Setelah menerbitkan buku Rumah Teteh, Brii kini akan membuat buku kedua berjudul Rumah Hantu di Perkebunan Karet. Kisah nyata yang diambil dari pengalaman om-nya sendiri ini diceritakan di sebuah rumah yang berdiri di atas perkebunan karet yang dimiliki oleh pemerintah.

Rumah itu disediakan sebagai tempat tinggal bagi karyawan perusahaan. Om-nya yang bernama Heri ini ditugaskan untuk merawat dan mengelola perkebunan karet di pedalaman Sumatera. Pengalaman ini terjadi pada tahun 1990 – 1993.

Tokoh utama dalam cerita ini adalah Heri dan Wahyu. Wahyu adalah orang pertama yang datang sebelum Heri bekerja di sana. Kedatangan Heri membuat Wahyu berani untuk menempati rumah yang sudah disediakan.

Pengalaman pertama tidur di rumah yang disediakan memang tidak mulus. Banyak hal yang menyeramkan dan cenderung frontal. Penulis menyajikan hal-hal horor sejak awal cerita sehingga cerita ini dikatakan lebih frontal horornya, klasik, dan sangat mengerikan. Berpadu dengan sejarah kelam yang pernah terjadi di tempat itu.

Penggambaran situasi dan keadaan yang sangat menantang membuat pembaca merasa sedang berada di tempat kejadian, ikutan merinding, ikut ketakutan, bahkan bisa ikut teriak. Kisah yang telah diceritakan sekilas di situs pribadi Brii dan instagramnya dapat dibaca lebih awal untuk dinikmati sendirian atau bersama.

BACA JUGA : TENGOK KUMPULAN PUISI KARYA GITA SINAGA

1 comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

error

Please follow & like us :)