Karya baru dari Pidi Baiq memang selalu menggoyahkan iman. Rasanya ingin membeli semua bukunya lantaran selalu ada cerita baru dan sudut pandang berbeda dari yang lain. Selain romantisme dan komedi, Pidi Baiq juga mampu memberikan khazanah baru di dunia literasi.

Helen dan Sukanta akan menjadi bacaan anyar yang berbeda dari sekian karya “Ayah” ini. Pasalnya, riset yang panjang dan latar belakang waktu yang cukup jauh dari hari ini menggambarkan keseriusan amat dalam. Penggarapannya yang tidak sebentar membuat Helen dan Sukanta wajib jadi buku yang penting kamu baca.

Sebenarnya, dua tahun mungkin belum cukup untuk menyelesaikan buku ini. Karena Ayah begitu sibuk menggarap karya-karya lain seperti Koboy Kampus dan Cap Pistol Orang tua. Akhirnya, buku ini sempat tertunda dan masih perlu digarap secara mendalam.

Meskipun ini fiksi, data sejarah dan beberapa peristiwa yang melatarbelakanginya mesti ada peninjauan yang serius. Banyaknya bacaan sejarah, penggambaran yang mirip dengan kejadian tahun 1924 dibuat apik supaya pembaca mampu mengimajinasikannya.

Latar waktu antara 1924-1942 ini membuat penulis dan penggarap yang ada di belakangnya harus berpikir cerdas dan berlogika. Apalagi mereka tak pernah hidup di tahun tersebut, akhirnya riset pun terus dilakukan secara matang.

Baca Juga: Sebuah Novel dengan Sentuhan Berbeda dari Penulis Best Seller Dilan

Seorang editor Helen dan Sukanta ini mengatakan, misalnya ia harus mencari tahu mobil apa yang populer, apakah sudah ada kulkas di zaman itu, nama-nama jalan di Bandung jaman itu, gaya rambut, atau pola tutur. Terlebih kaitan dengan peristiwa besar di tahun-tahun yang disinggung. Misalnya perayaan ultah Ratu Wihelmina, pembuatan timeline peristiwa supaya disesuaikan dengan cerita, dan lain halnya yang begitu menarik.

Katanya, doain aja ya kengkawan supaya bukunya gak lama lagi rilis. Harapannya sebelum menginjak Desember novel Helen dan Sukanta sudah bisa diadopsi oleh pembaca. Karena di novel ini sang penulis tidak bereksplorasi di kamar yang serupa. Ia telah melampaui cerita-cerita lain yang dapat memukau imajinasi.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

error

Please follow & like us :)