Blog

89272822_554800975135355_2364963352223480171_n

Selain menjadi artis, Prilly juga aktif menulis buku. Sebentar lagi , Prilly akan merilis buku terbarunya berjudul Ruang Tengah Ingatan. Setelah meluncurkan dua karya sebelumnya- Fatamorgana dan 5 Detik dan Rasa Rindu- kini Prilly siap melahirkan puisi dari pengalaman pribadinya.

Bagi yang belum tahu, Prilly aktif menulis buku beberapa tahun ke belakang. Bukan hanya serius dalam dunia seni peran dan tarik suara, perempuan kelahiran 1996 ini juga menulis buku di The Panasdalam Publishing, lho.

5 Detik dan Rasa Rindu

Prilly Latuconsina

5 Detik dan Rasa Rindu menjadi buku puisi pertama karangan Prilly Latuconsina. Menurutnya, mungkin banyak yang kurang familiar dengan buku puisi.

“Karena jarang banget aku kelihatan nulis puisi,” ujarnya, mengutip detiknews, saat peluncuran bukunya di Toko Buku Matraman, pada 2017 lalu.

Buku tersebut terisi 100 judul puisi yang beberapa di antaranya sengaja tidak diberikan judul. Judul ‘5 Detik’ diambil dari satu judul puisi yang ada di dalam buku.

“Sebenarnya waktu aku tulis judul ini aku sudah tahu bakal banyak banget yang nanya kenapa judulnya ‘5 Detik dan Rasa Rindu’ terus aku tulis jawabannya pas mereka buka bukunya. ‘Karena dari retina yang tidak sengaja ku tatap lima detik lahirlah beribu puisi yang tidak pernah mati.’,” kata Prilly.

Prilly menerangkan bahwa terdapat puisi berjudul 5 detik di lorong kenangan, sehingga diambillah 5 detik. Oleh karena puisi itu lahir puisi lain.

Fatamorgana

Mengutip mizanstore.com, setelah menerbitkan kumpulan puisi 5 Detik dan Rasa Rindu, Prilly Latuconsina menerbitkan buku ke dua dengan judul Fatamorgana. Buku kedua ini merupakan sebuah novel yang menjadi parafrase dari puisi-puisi Prilly atas buku pertamanya. Terdapat 8 puisi dari sebelumnya yang berubah bentuk menjadi sebuah cerita. Pada cerita gubahan dari puisi tersebut, akan ditemukan cerita suasana hati sang penyairketikamenciptakanpuisi-puisinya.

Zalea Fiane atau Fia, seorang gadis cantik dan cerdas. Fia diceritakan begitu mencintai puisi dan film. Dia bercita-cita bisa membuat film juga menerbitkan buku kumpulan puisinya sendiri. Sampai suatu waktu, ada sebuah festival film indie, Fia berniat mengikuti festival itu. Dibantu oleh Daya, juga beberapa teman lainnya, akhirnya mereka sepakat untuk membuat film pendek bersama.

Ruang Tengah Ingatan

ruang tengah

Buku ketiga kali ini dapat dikatakan spesial. Pasalnya, buku ini merupakan kumpulan puisi yang datang dari seorang sosok rahasia. Bahkan, pembatas bukunya pun sengaja dibuat eksklusif dan limited. Prilly dan team berusaha mencari wangi parfum sosok yang menjadi sumber puisinya tersebut.

Ide gila ini pun akhirnya terwujud. Bagi para pemesan buku Ruang Tengah Ingatan (PO) akan mendapatkan pembatas yang beraroma parfum sang sosok. Penasaran banget kan!

BACA JUGA : Intip OOTD Weekend Getaway Prilly ke Los Angeles!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *